Kurik Zona Merah, Toko-toko di Pasar Tutup

0
Suasana Pasar Warampak Kurik yang sepi (3)

Suasana Pasar Warampak Kurik yang sepi. Foto: PSP/WEND

Merauke, PSP – Menyusul ditetapkannya Distrik Kurik sebagai zona merah akibatnya adanya pasien terkonfirmasi covid-19, sebagain besar pedagang pakaian di pasar menutup tokonya.

Dari pantauan Papua Selatan Pos, Kamis (13/8), terlihat hanya satu pedagang saja yang membuka tokonya. Sedangkan sisanya, sekitar puluhan toko terpantau tutup.

Salah seorang pedangang, Zulfajar mengatkan bahwa para pedagang telah menutup tokonya terhitung telah dua hari sejak Rabu (13/8) lalu.   “Jadi ini sudah dua hari, dari kemarin dan hari ini,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (13/8).

Selain itu, ia menuturkan bahwa memang semenjak ditetapkannya kurik sebagai zona merah, rata-rata jumlah pengunjungn yang datang menurun hingga 75 persen. “Itu sangat drastis, mungkin karena pengunjung takut berdekatan dengan sesama pengunjung. Kalau hitungan kami sampai 75 persen jatuhnya pengunjung yang datang di pasar ini,” terangnya.

Sementara itu, kordinator retribusi Pasar Warambak Kurik, Muradi mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui secara pasti alasan pedangan menutup tokonya. Menurutnya, pihaknya sama sekali tidak memberi himbauan untuk menutup toko. “Ngak tau yang tutup ini, padahal kami belum kasih himbauan,” ungkapnya.  Muradi menambahkan, biasanya pada hari pasaran, sejak pukul 07:00, pedangang telah membuka dangangannya. “Bisanya kalau hari pasar begini, biasa jam 7 pagi sudah buka, tapi hari ini tidak ada,” pungkasya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *