14 Juni 2024

Polda Papua Berikan Tali Asih Kepada Keluarga Korban Penganiayaan Hingga Tewas oleh Oknum Polisi di Distrik Jair

0

Pemberian tali kasih oleh polda papua yang diserahkan langsung kapolres boven digoel.

Tanah Merah, PSP – Kapolda Papua Irjen Pol DRS.Paulus Waterpauw beserta staf dan bhayangkari menyampaikan turut berduka cita, atas meningalnya Almarhum Marius Batera dalam insiden kekerasan fisik yang dilakukan oknum anggotanya di kawasan perusahan perkebunan kelapa sawit PT. Tunas Sawa Erma, Distrik Jair, Sabtu, (26/5).

Sebagai wujud kepedulian terhadap keluarga korban, Kapolda papua memberikan tali asih  pada keluarga korban yang,diberikan langsung kapolres Boven Digoel AKBP Samsurijal,S.IK didampingi wakapolres Boven Digoel,serta disaksikan keluarga korban beserta anggota Kepolisian resort Boven Digoel.

Dalam acara pemberian tali asih tersebut, Kapolres Boven Digoel secara tegas dihadapan keluarga korban menjelaskan pada prinsipnya berdasarkan permintaan masyarakat dan keluarga, agar oknum anggota polri yang menganiaya keluarga mereka untuk di hukum, akan dilakukan sesuai dengan peraturan undang- undang ,atas tindakan fisik hingga menyebabkan korban meninggal.

Kapolres menambahkan dengan pemberian tali asih ini, bukan berarti pihak kepolisian tidak menjalankan tugas dan kewajiban, melakukan penindakan terhadap oknum anggota polisi tersebut, namun tindakan dan aturan hukum yang berlaku akan  tetap tegakan.

“ya, sekali lagi saya sampaikan ya ,jangan berpikir yang aneh- aneh jika kami berikan tali asih ini,ini semua murni kami berikan dengan tulus untuk keluarga, proses hukum akan kami jalankan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Perwakilan dari Keluaraga korban, Kanisisus Benbob meminta kepada institusi kepolisian, agar oknum polisi yang telah melakukan tindakan diluar dari perintah tersebut, untuk diadili seadil-adilnya, sehingga ada efek jera bagi anggota kepolisian lainnya dalam menjalankan tugas pelayanan pada Masyarakat.

“jadi,saya selaku orang yang di tuakan dari keluarga korban, tidak menuntut banyak. Saya hanya minta, kejelasan kronologis. Terus tindakan nyata dari kepolisian untuk oknum anggota ini, harus benar- benar di tindak tegas, itu saja anak Kapolres, Dia yang bikin bapak kapolres yang tanggung jawab itu yang kita minta oknum tersebut segera di tindak tegas,” ungkapnya.

Ia juga minta pada masyarakat, untuk tidak lagi menyebarkan berita- berita ini, mengingat pihak keluarga telah menyampaikan maksud dan tujuan mereka.Pada intinya, oknum anggota polisi ini, harus dihukum secara tegas berdasarkan aturan Undang- undang yang berlaku. “ya kami keluaga minta satu saja,aturan ditegakan, masyarakat tidak usah naikan lagi berita- berita ini, kami tidak benci dengan institusi kepolisian, namun kami benci dengan oknumnya jadi tindak tegas, anak kapolres tetap bekerja sebagaimana mestinya tidak usah dengar kata orang,diluar sana namun tetap melayani masyarakat Boven Digoel,” ujarnya. [VER-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *