Bangun Tempat Ibadah, SMAN 1 Merauke Gelar Prosesi Peletakan Batu Pertama
3 balon bupati dan wakil bupati bersama-sama melakukan peletakan batu pertama pembangunan tempat Ibadah di SMAN 1 Merauke. Foto: PSP/WEND
Merauke, PSP – Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Merauke melaksanakan prosesi peletakan batu pertama pembangunan mushola dan kaptel di SMAN 1 pada Jumat (14/8). Dalam acara ini, SMAN 1 mengajak semua pihak untuk membantu pembangunan sampai dengan selesai.
Dalam kegiatan ini, hadir beberapa bakal calon bupati dan wakil bupati Merauke, yaitu Hendrikus Mahuze, Heribertus S. Silubun dan H. Ridwan. Secara bersama-sama, ketiga putra terbaik Merauke ini melakukan peletakan batu pertama.
Kepala SMAN 1 Merauke, Sergius Wamsiwor mengatakan bahwa pembangunan tempat ini bisa terealisasi karena adanya gotong royong dan bantuan dari berbagai pihak, baik guru, para alumni dan bahkan pihak luar sekolah.
“Dana ini kami peroleh dari iuran guru dan staf tata usaha baik yang PNS maupun honorer, kemudian dari Bank Papua, dan juga bantuan material dari alumni,” ungkap Sergius dalam sambutannya.
Sergius menambahkan, pembangunan Mushola dan Kaptel direncanakan masing-masing akan berukuran 10×10 dan 15×10. Namun demikian, nantinya secara bertahap akan diperluas, mengingat kebutuhan tempat ibadah sangat penting.
“Ukuran kaptel 15 x10 sedangkan mushola 10 x 10, tetapi setelah kita diskusi, nanti ada penambahan sedikit. Karena pada prinsipnya saya tidak mau membangun sesuatu yang nantinya tidak terlalu bermanfaat untuk melayani anak didik kita,” tambahnya.
Dalam pembangunan ini, Sergius mengajak semua pihak untuk secara bersama-sama memberikan perhatian. Sehingga nantinya tidak ada kendala yang berarti dalam proses pembangunan hingga selesai. “Kiranya kami mohon kita semua untuk meyatukan hati dan pikiran untuk mendoakan proses awal peletakan batu pertama pembangunan mushola dan kaptel yang diharapkan akan menjadi wadah pembentukan pelayanan pendidikan budi pekerti atau pendidikan karakter kepada anak didik kita,” harapnya. [WEND-NAL]
