Wamendes Paparkan Program Prioritas Presiden untuk Masyarakat Desa di Merauke
Merauke, PSP — Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria, memaparkan sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang difokuskan bagi masyarakat desa dan kampung.
Hal tersebut disampaikan Ahmad saat memberikan sambutan dalam peresmian lampu penerangan jalan di Kampung Torai, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Rabu (22/4).
Menurutnya, Presiden Prabowo memiliki perhatian besar terhadap masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah tertinggal dan pedesaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program dalam kerangka Asta Cita.
“Program-program Asta Cita mengedepankan kepentingan masyarakat desa dan kampung, agar pembangunan lebih merata,” ujarnya.
Salah satu program unggulan yang disoroti adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak, ibu hamil, dan balita, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat kampung.
Selain itu, pemerintah juga mengembangkan program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan. Koperasi ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, seperti sembako, elpiji, hingga pupuk.
Di sektor kesehatan, pemerintah menyiapkan pembangunan klinik dan apotek desa guna memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan dan akses obat yang memadai.
“Presiden tidak ingin masyarakat sakit atau bahkan meninggal karena terlambat mendapatkan penanganan medis,” kata Ahmad.
Lebih lanjut, pemerintah juga menghadirkan fasilitas pendukung seperti cold storage untuk penyimpanan hasil pertanian dan perikanan, gudang logistik, serta kantor koperasi dan unit simpan pinjam di desa.
Tak hanya itu, dukungan transportasi juga akan diberikan berupa sepeda motor, mobil pikap, hingga truk untuk memperlancar distribusi hasil bumi antarwilayah.
Di bidang pendidikan, Ahmad menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen membuka akses seluas-luasnya bagi seluruh anak Indonesia melalui pembangunan sekolah rakyat.
“Presiden ingin semua anak, termasuk dari keluarga kurang mampu, mendapatkan pendidikan yang layak,” ujarnya.
Ia menyebutkan, hingga saat ini telah dibangun 165 sekolah rakyat di seluruh Indonesia dengan puluhan juta penerima manfaat. Sementara itu, pembangunan koperasi desa terus berjalan dengan puluhan ribu unit yang sedang dan telah dikembangkan.
Program lain yang turut menjadi perhatian adalah layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, serta kebijakan harga komoditas pertanian yang memberikan kepastian bagi petani, seperti gabah Rp6.500 per kilogram dan jagung Rp5.500 per kilogram.
Ahmad menegaskan, seluruh program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah desa dan kampung. “Banyak program Presiden yang semuanya diperuntukkan bagi masyarakat, terutama masyarakat desa,” pungkasnya. [ERS-NAL]

