Wakil Bupati Marlinus Resmi Buka kegiatan Temu Budaya Kabupaten Boven Digoel
Wakil bupati Marlinus saat memberikan arahan pada kegiatan temu budaya Boven Digoel di aula kantor bupati Boven Digoel
Tanah Merah, PSP – guna meningkatkan wawasan budaya lokal di kabupaten Boven Digoel, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan Gandeng Dinas Pendidikan kebudayaan Kabupaten Boven Digoel gelar Temu budaya kabupaten boven digoel dengan mengusung tema Suara Budaya Membangun Negeri, yang berlangsung di aula kantor bupati Boven Digoel pada Rabu (03/12).
Wakil Bupati Kabupaten Boven Digoel Dr. Marlinus saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, Boven Digoel merupakan tanah yang kaya akan Tradisi, Bahasa, Tarian Musik, Kerajinan, dan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh leluhur. Sehingga, budaya bukan sekedar warisan masa lalu, melaikan fondasi moral dan jati diri yang mempersatukan kita dalam keberagaman.
Dikatakan wakil Bupati Marlinus, sesuai dengan tema yang diusung bahwa Suara Budaya Membangun Negeri, mengingatkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia, karakter, dan identitas. suara budaya adalah suara yang menghidupkan kembali nilai gotong-royong, persaudaraan, dan keharmonisan yang selama ini mampu menyatukan masyarakat, dalam semangat membangun negeri.
Wakil bupati juga berharap, agar melalui temu budaya ini, agar muncul dialog dan kreativitas, dimana generasi tua dapat mewariskan nilai adat dan generasi muda dapat mengembangkan inovasi budaya yang relevan dengan perkembangan zaman. Serta terbangun komitmen bersama untuk menjaga dan melestarikan bahasa daerah, seni tradisi, ritual adat, serta kearifan lokal.
Menurut Marlinus, budaya menjadi bagian dari pembanguan ekonomi, lewat pengembangan ekonomi kreatif berbasis lokal, pariwisata budaya, serta produk-produk kerajinan masyarakat, muncul kolaborasi lintas komunitas, sehingga boven digoel menjadi daerah yang kuat identitasnya, terbuka, dan mampu bersaing tanpa kehilangan akar budaya.
“saya berharap melalui kegiatan temu budaya ini seluruh peserta dapat memberikan masukan, pengalaman, dan pengetahuan dari kampung masing-masing. kita harus memahami pentingnya pelestarian budaya secara profesional,”ujarnya
Marlinus menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung program pelestarian dan pengembangan budaya. kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa kekayaan budaya ini tidak hanya menjadi kenangan, tetapi menjadi sumber kebanggaan dan kekuatan masa depan. “Mari kita jadikan temu budaya ini sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan, memperindah perbedaan, dan menjadikan suara budaya sebagai energi bagi pembangunan kabupaten boven digoel yang maju dan bermartabat,”tuturnya.[VER-NAL]Â Â Â Â Â Â
