Jumlah Pasien Covid Bertambah, SMANSA Merauke Tunggu Arahan Pembelajaran Tatap Muka

0
Segius Wamsiwor

Sergius Wamsiwor, M.Pd

Merauke, PSP – Sekolah Menenggah Atas (SMA) Negeri 1 Merauke menunggu keputusan resmi dari pemerintah soal apakah rencana pembelajaran tatap muka pada yang rencananya akan dimulai pada semester depan.

Pasalnya, pada Senin (21/6), berdasarkan rilis dari Satgas Covid-19 Merauke, menunjukan adanyaa lonjakan pasien positif covid-19 di RSUD Kabupaten Merauke, yaitu naik menjadi 45 orang.

Kepala SMAN 1 Merauke, Sergius Wamsiwor menegaskan siap melaksanakan apapun keputusan pemerintah. Apabila pemerintah batal memberlakukan pembelajaran tatap muka, maka pihaknya mengaku siap melaksanakan.

Begitu juga apabila pemerintah tetap menghendaki adanya pembelajaran tatap muka terbatas, maka ia juga mengaku siap melaksanakan. Pasalnya, metode inim telah digunakan pada semester-semester sebelumnya saat pandemi covid-19. 

“Saya sebagai kepala sekolah yang bekerja dengan harus mendapat tuntunan atau pendampingan arahan dari pimpinan diatas saya. Sehingga kalaupun misalnya saya diminta untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar, tentu kita sangat siap sekali. Kalau diminta tatap muka terbatas, maka polanya akan kita gunakan seperti yang pernah ada,” terangnya, di ruang kerjanya, Senin (21/6/2021).

Adapun saat ini, SMANSA sedang melaksanakan tahapan pendaftaran ulang bagi calon siswa baru yang nantinya akan menjadi siswa kelas sepuluh. Setelah, setelah tahapan penerimaan siswa baru selesai, Ia mengaku akan menunggu keputusan pemerintah. “Tetapi itu pun kami berurusan lagi dengan semua administrasi, dalam hal ini kurang lebih kepala daerah, dalam hal ini bupati, tim satgas. Karena kewenangan atau ororitas pemerintahan ada di Bupati.  Saya prinsipnya tinggal menunggu diarahkan saya kerjanya seperti apa,” pungkasnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *