Polisi Tangani Kasus Temu Mayat di Dusun Sarsang
Temu mayat di dusun Sarsang, distrik Tanah Miring. Foto: PSP/JON
Merauke, PSP – Sesosok mayat ditemukan tenggelam di dusun Sarsang Distrik Tanah Miring, Merauke pada hari Selasa (15/6) sekitar pukul 12.00 WIT.
Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M. Hum melalui Kasubbag Humas Polres Merauke Akp Ariffin, S.Sos membenarkan bahwa telah ditemukan mayat berjenis kelamin Laki-laki dan saat ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian.
Setelah dilakukan pemerikasaan, identitas korban yaitu Darren Chris Mahuze, laki-laki, 16 tahun, seorang pelajar kelas 5 SD.
Kasubag Humas menerangkan, pada saat kejadian saksi atas nama Ngase Kupam bersama beberapa warga mendatangi Polsek Tanah Miring guna melaporkan telah terjadi penemuan mayat di Dusun Sarsang tersebut.
“ Pada hari selasa tanggal 15 juni 2021, sekitar jam 12.00 wit Saksi Ngase Kupam sedang berada di rumah dan mendapat laporan dari warga bahwa telah ditemukan sosok mayat yang mengapung di permukaan air (waduk), kemudian saksi bersama warga lainnya mendatangi tempat kejadian dan benar bahwa ada sesosok mayat yang mengapung namun belum diketahui identitasnya kemudian saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanah miring,” terang Kasubag Humas.
Setelah mendapat laporan tersebut, Kapolsek Tanah Miring beserta anggota langsung mendatangi TKP dan bersama anggota Koramil melakukan evakuasi korban.
“ Petugas dari Polsek Tanah Miring dan Pos Koramil kemudian mengevakuasi ke darat dan di ketahui bahwa korban adalah Darren Chris Mahuze (16) tahun,” tambahnya.
Sementara itu, saksi atas nama Pius Jerot menerangkan bahwa pada tanggal 14 Juni 2021 korban beserta temannya berama-sama mengonsumsi minuman keras di sekitaran TKP.
“ Saksi 2 atas nama Pius Jerot mengatakan bahwa pada hari Senin tanggal 14 Juni pada jam 08.00 wit ia bersama korban serta beberapa teman lainnya bersama sama mengkonsumsi minuman keras jenis Sopi sebanyak 4 (empat) botol dan duduk di sekitar waduk (TKP) dan juga berjalan jalan di sekitar Dusun Sarsangg dalam keadaan mabuk, namun pada sekitar jam 17.00 wit saksi tersebut pergi ke kota dan sudah tidak bersama-sama dengan korban,” ucap kasubag.
Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan kekerasan fisik di tubuh korban, diduga korban dalam keadaan mabuk terjatuh kedalam waduk dan tenggelam. “ Setelah di lakukan evakuasi kemudian korban dibawa ke rumah keluarga untuk di periksa oleh dokter dan tim medis puskesmas Tanah Miring namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban,” tutup Kasubag Humas.[JON-NAL]
