Seorang Nelayan yang Jatuh Ke Laut Belum Ditemukan
Persiapan petugas SAR Merauke untuk mencari nelayan yang jatuh ke laut. Foto: PSP/ERS
Merauke, PSP – Seorang nelayan berjenis kelamin laki – laki usia 29 tahun dilaporkan hilang setelah terjatuh dari kapal KMN Sekian Jaya ke laut Arafura saat hendak menebar jala bersama nelayan lainnya.
Laporan hilangnya nelayan atas nama Mochammad Ainul Rofi, masuk ke Kantor Basarnas Merauke, Selasa (4/5) sekitar pukul 12.25 Waktu Indonesia Tengah (Wit).
Menurut penuturan pemilik kapal, Sudirman kepada petugas Kantor Basarnas Merauke saat melapor kemarin, ABK nya terjatuh saat hendak melemparkan jala ke laut Senin 3 Mei 2021 bertepatan di pukul 19. 38 Wit.
“Awalnya kami menduga Rofi ikut terseret jaring yang diturunkan ke laut. Tapi setelah kami periksa jaring, dia tidak ada,” ujar Sudirman kepada petugas SAR melalui rillis yang diterima media ini kemarin.

Hasil pengecekan tim SAR, setelah diterimanya laporan, lokasi kejadian berada di koordinat 08⁰39’46.50’’ S – 140⁰05’33.34’’ E atau sejarak sekitar 36 Kilometer ke arah barat daya dari dermaga Perikanan Merauke.
Tak menunggu waktu lama, 25 menit setelah menerima laporan, tim regu penyelemat SAR beranggotan 8 orang langsung menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan pertolongan di air dan kelengkapam SAR lainnya.
Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke Supriyanto Ridwan, S.E memgatakan, tim regu penyelamat menuju lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat.

Ia meminta, agar petugas tetap mengutamakan keselamatan.
“Korban tetap korban, jangan menambah korban lagi. Dan tetap perhatikan protokol Covid-19,” pesan Supriyanto.
Hingga berita ini dinaikkan tadi malam, belum ada informasi lanjut dari pihak Kantor SAR Merauke tentang pencarian dan penemuan Mochammad Ainul Rofi. Cuaca di lapangan berdasarkan data prakiraan cuaca Stasiun Meteorogi BMKG Merauke adalah hujan local dengan tinggi gelombang antara 1,0 s.d 2,5 meter, kecepatan angin 10 – 25 km/jam. [ERS-NAL]
