Di tengah masa Pandemi, Kinerja BPR Irian Sentosa Merauke Tetap Terjaga

0
Kepala Cabang Bank BPR Irian Sentosa Merauke, Yules Maturbongs.

Kepala Cabang Bank BPR Irian Sentosa Merauke, Yules Maturbongs.

Merauke, PSP – Meskipun perbankan menjadi salah satu sektor yang terdampak akibat pandemi Covid-19, namun kinerja Bank BPR Irian Sentosa kantor cabang Merauke selama tahun 2020 tetap terjaga bahkan mengalami pertumbuhan.

Kepala cabang Bank BPR Irian Sentosa Merauke, Yules Maturbongs mengatakan, selama pandemi ini pihaknya mengalami masa-masa sulit, dimana segmen bisnis yang dijalankan pun harus mengalami penurunan perform yang berdampak pada pemberian pembiayaan kredit.

“ Secara pertumbuhan perusahaan memang kami mengalami masa-masa sulit, artinya semua segmen usaha yang kita laksanakan seperti pemberian kredit dan perhimpunan dana pihak ketiga itupun sangat berdampak artinya karena semua segmen usaha baik itu usaha kecil dan menengah yang selama ini dilakukan, otomatis mengalami penurunan perform yang berdampak pada perputaran keuangan menurun terlebih dalam pemberian pembiayaan kredit,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (16/3).

Namun begitu, pihaknya berupaya terus untuk meningkat kinerja perusahaan dengan melakukan strategi-strategi baru yang membuat kinerja perusahaan bisa tetap bertumbuh meski di tengah pandemi Covid-19 ini.

“ Tapi over all secara keseluruhan untuk 2020 kami tidak mengalami penurunan, karena kami juga tetap berupaya eksis dengan melakukan ekspansi-ekspansi bisnis. Nah itulah yang membuat kita hingga saat ini masih bisa eksis,” ucap Yules.

Ia juga menambahkan, pemberian pembiayaan kredit yang disediakan Bank BPR Irian Sentosa lebih menfokuskan terhadap segmen konsuntif. Selain itu, pihaknya juga di masa pandemi lebih memperketat dalam memberikan pembiayaan kredit bagi nasabah maupun calon nasabahnya. “ Intinya bahwa kredit yang kita biayai adalah segmen konsumsi, seperti kredit pegawai, kredit pensiun dan kredit pegawai swasta. Tapi karena pandemi ini juga, pembiayaan pemberian kredit itu pun kami perketat, artinya secara detail kita analisa dengan terperinci supaya kedepan tidak terjadi hal-hal yang membuat kinerja perusahaan bermasalah,” pungkasnya.[JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *