Pintu Air di Merauke Diusulkan untuk Perbaikan
Yulianus Mambrasar
Merauke, PSP – Pintu air yang tersebar di beberapa titik aliran air di Merauke yang menjadi urat nadi bagi pengurai banjir, rata-rata kondisinya sudah tidak baik lagi dan membutuhkan perbaikan. Namun, untuk pelaksanaan perbaikan membutuhkan beberapa tahapan yang harus dilakukan.
Kepala BWS Papua Merauke, Yulianus Mambrasar mengungkapkan bahwa pintu air yang ada sementara ini belum menjadi aset pemerintah pusat. Sehingga, pihaknya belum memiliki dasar kewenangan untuk melakukan perbaikan.
“Karena aset ini bukan milik APBN, kita kan ada pengolahan barang milik negara. Ini masih berada pada wilayah kabupaten. Nah kalau memang diserahkan ke kami, kami akan selesaikan itu dengan catatan asetnya diserahkan ke kami,” terangnya kepada awak media dikantornya, beberapa waktu lalu.
Namun demikian, Mambrasar mengaku telah melakukan sejumlah upaya dengan berkoordinasi dengan membuat usulan ke Kementeri PUPR, untuk selanjutnya bisa dilakukan perbaikan.
“Kami sudah sampaikan hal ini, kurang lebih 5 titik utama pintu air yang ada di Kota Merauke itu atas persetujuan bapak Menteri dan bapak Dirjan, kami lagi masukan kedalam kegiatan sw kelola untuk diperbaiki,” tambahnya.
Selain itu, kepada Pemerintah Daerah Merauke, Yulianus meminta agar bisa menertibkan masyarakat yang tinggal disekitar aliran air. Pasalnya, ini sangat berdampak pada kelancaran aliran air. “Kami minta kepada pemerintah daerah, terkait dengan RTW, kalau memang itu tidak ada penghuni lagi, harusnya dilokalisir. Karena pintu itu untuk mengatur keluar masuk air. Kalau orang membangun disitu pasti terdampak,” pungkasnya. [WEND-NAL]
