20 Juni 2024

Lapas TM Rutin Lakukan Penarikan WBP Dari Lapas Merauke

0

Yoin Victor Appono,SH

Kalapas : Demi mempermudah wbp menerima hak nya

Merauke, PSP – Penarikan atau pergeseran warga binaan permasyarakatan (WBP) khusus warga Kabupaten Boven Digoel dari Lapas Kelas II B Merauke ke Lapas Kelas III Tanah Merah rutin dilakukan.

Selain daripada untuk mengurangi over kapasitas di Lapas Merauke, selebihnya demi untuk mempermudah para warga binaan asal Boven Digoel dalam hal kepengurusan hak – hak yang semestinya diterima warta binaan.

Hal ini disampaikan Kepala Lapas Kelas III Tanah Merah Yoin Victor Appono,SH kepada wartawan di Jl. TMP kemarin.

“Program penarikan ini sedianya rutin kami lakukan, selain untuk mengurangi kapasitas di Merauke, ini untuk mempermudah mereka untuk mengurus hak, karena ini berkaitan dengan berkas – berkas identitas diri,” jelas Victor.

Kata Victor, melalui prosedur yakni menyurat ke kantor wilayah maka penarikan WBP dimaksud rutin dilakukan yang hingga saat ini terbilang sudah 5 kali dilakukan.

“Kapasitas Lapas Tanah Merah 130 orang dan jumlah WBP sementara 52 orang, maka kami menyurat ke kantor wilayah untuk melakukan pemindahan, ini sudah kali kelima,” tuturnya.

Dikatakan, proses hukum terhadap orang yang tersandung hukum hingga menjadi warga lembaga permasyarakatan sejauh ini masih ditangani oleh kejaksaan maupun pengadilan di Merauke.

“Lapas Tanah Merah sedianya hanya penampung, atau boleh dibilang transit. Jadi boleh dikatakan sejauh ini Lapas kami diisi didominasi oleh wbp kasus kriminal,” ujar dia.

Ditambahkan, bahwa Lapas Tanah Merah pun sejauh ini hanya menampung pelanggar hukum yang sudah Inkrah di bawah hukuman 5 tahun. “Dalam hal menerima napi Lapas Tanah Merah hukumannya di bawah 5 tahun, kendati demikian kami tidak boleh menolak jika ada pergeseran wbp dari Lapas Merauke,” pungkas Victor. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *