Menunggu 2 Tahun, Akhirnya Jamaah Umroh Dapat Kepastian
Puluhan Calon Jamaah Umroh Saat Ikuti Pembekalah
Merauke, PSP – Puluhan calon jamaah Umroh asal Merauke akhirnya memperoleh kepastian dan akan bisa diberangkatkan untuk menunaikan ibadah ke tanah suci setalah menanti-nanti kurang lebih 2 tahun sejak pandemi covid-19 melanda dunia.
Pengurus Cabang Artri Prima Bersama, Arif Rahman menyebutkan total ada 42 calon jamaah umroh yang akan diberangkatkan pada 8 Februari mendatang. Ia mengaku sedang dan berterimakasih kepada jamaahnya yang setia menunggu kepastian keberangkatan.
“Alhamdulillah ditahun 2021 akhir, kita punya jamaah bertambah, dari 9 kami mendapatkan lagi sekitar 30 an lebih, dan saat ini total 42 kita bisa berangkatkan nanti 8 Februari menuju Makassar, tanggal 9 kita menuju ke Jakarta satu hari untuk PCR,” terangnya usai bembekalan kepada jamaah, di RM Sederhana, Minggu (30/1).
Arif menjelaskan bahwa ibadah umroh tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana saat ini jamaah diminta melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.
“Kurang lebih sampai di Madinah kami karantina 3 hari, setelah itu kami ibadah 3 hari ke Madinah, lanjut menuju ke Mekah kurang lebih sekitar 4 hari. Kembali ke Indonesia, kemudian kami dikarantina 7 hari di Jakarta,” tambahnya.
Selain itu, Arif memastikan bahwa seluruh jamaah telah memenuhi seluruh persyaratan kesehatan yang ditentukan oleh pemerintah. Sehingga, dengan modal tersebut, ia berharap pelaksanaan ibadah umroh akan berjalan lancer.
“Jamaah yang boleh masuk dengan aturan dari Kemenag maupun kerajaan arab Saudi, suntik yang diterima disana adalah sinovak satu dan sinovak 2, yang ketiga boster belum bisa diberlakukan karena memang waktunya 6 bulan setelah dosis kedua. Jadi, kami tidak punya waktu. Tapi vaksin kedua sudah boleh,” ujarnya.
Senada dengan Arif, Ustad Abdul Kadir, usai memberikan pembekalan kepada jamaah juga menekankan prorokol kesehatan kepada para calon jamaah selema menjalankan ibadah di Arab Saudi.
“Sepanjang mereka menjalankan prokes, saya rasa tidak masalah, karena kita sudah membekali mereka bahwasannya apa yang kita jalani ini berniali ibadah. Sehingga diberikan satu pembekalan untuk menguatkan iman dan imunnya. Bagaimana melaksanakan ibadah tanpa ada rasa kekhawatiran, ketakutan yang berlebihan,” katanya.
Sementara itu, salah satu calon jamaah umroh, Novianti Ananda Putri mengaku lega karena akhrinya akan bisa berangkat menunaikan ibadah umrih dalam waktu dekat. “Alhamdulillah senang bisa mengikuti umroh, mudad-mudahan bisa berjalan dengan lancer,” ucapnya. [WEND-NAL]
