DINSOS Merauke Berikan layanan Pembinaan Kepada Putra Putri Marind
Kegiatan Pelayanan Pembinaan Kepada Anak-anak yang dilakukan oleh Dinas Sosial. Foto: PSP/CR1
Merauke, PSP – Dinas Sosial Kabupaten Merauke melakukan pelayanan pembinaan anak-anak yang di realisasikan oleh Bidang Rehabilitasi Sosial dan Penanganan Fakir Miskin. Pelayanan pembinaan anak-anak tentu merupakan kegiatan tahap pertama yang diupayakan serta dilakukan oleh dinas sosial.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Rein R. Pingantung menjelaskan bahwa, pelayanan pembinaan anak-anak, tentu merupakan kegiatan pemerintahan daerah yang tupoksinya dilakukan oleh dinas sosial, sehingga pihak dinas sosial mengupayakan untuk merealisasikan pelayanan pembinaan anak-anak ini, dengan meminjam tempat asrama putra putri marind yang berada di kelurahan kelapa lima sebagai tempat pelayanan pembinaan anak-anak.
“Peminjaman tempat asrama putra putri marind ini sementara digunakan oleh dinas sosial untuk melakukan pelayanan pembinaan bagi anak-anak yang putus sekolah, kurang mendapatkan perhatian dari keluarga dan anak-anak yang sudah menyalahgunakan zat-zat adiktif, karena saat ini dinas sosial sendiri belum mempunyai tempat untuk melakukan pelayanan pembinaan bagi anak-anak,” ujarnya Rein saat disela-sela kegiatan, Kamis (16/9/21).

Ia juga menjelaskan, pelayanan pembinaan anak-anak ini, tentu nmenjadi tugas dan tanggung jawab dinas sosial, mulai dari pelayanan bayi terlantar, anak terlantar, pekerja terlantar, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar dan lansia terlantar. Sehingga untuk saat ini yang diupayakan oleh dinas sosial dalam pelayanan pembinaan adalah anak-anak yang putus sekolah, anak-anak yang kurang mendapatkan perhatian dari keluarga dan anak-anak yang sudah menyalahgunakan zat-zat adiktif.
“Pelayanan pembinaan anak-anak ini tentu menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama baik pemerintah pusat dalam hal ini kementerian sosial, pemerintah daerah, dinas sosial dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain, sehingga fungsi dari rehabilitasi sosial ini dapat memberikan proses kehidupan bagi anak-anak untuk kembali kepada kehidupan yang layak dan normal,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, untuk pelayanan pembinaan anak-anak ini juga pihak dinas sosial melibatkan beberapa lintas sektor yakni dari dinas pemuda olahraga, dari satpol pp dan dari keuskupan agung merauke, untuk memberikan pelayanan kepada anak-anak.
“Harapan kami semoga anak-anak yang sekarang dalam proses pembinaan ini ketika nanti mereka selesai dari pelayanan pembinaan ini, mereka bisa diberikan dukungan dari orang tua dan beberapa instansi terkait untuk melakukan proses pendidikan selanjutnya baik secara formal maupun non formal, karena kekuatiran kami ketika nanti dikembalikan kepada orang tuanya, anak tersebut bisa melakukan aktivitas kegiatan yang seperti awalnya lagi,” pungkasnya.
[CR1-NAL]
