8 Desember 2021

Papua Selatan Pos

Berita harian pagi Papua Selatan Pos

Mentan Setujui Dua Permintaan Bupati Merauke

Mentan Syarul saat Kunjungan Kerja di persawahan Kampung Waninggap Miraf. Foto: PSP/WEND

Merauke, PSP – Bupati Kabupaten Merauke, Romanus Mbaraka meminta agar kunjungan yang dilakukan oleh Menteri Pertanian bersama 144 timnya ke Kabupaten Merauke meninggalkan sesuatu yang nyata.  Romanus mengaku bosan dengan banyaknya pejabat dari pemerintah pusat yang datang untuk melakukan kunjugan, namun seringkali tidak meninggalkan sesuatu bagi masyarakat.

“Kita mau kunjungan bapak Menteri saat ini buat sesuatu yang real buat pulang. Jadi buat sesuatu yang nyata, jangan kunjungi kita terus-terus kalau tidak buat sesuatu. Jadi kalau cerita terlalu panjang, nanti repot, nanti tinggal cerita,” tegasnya dihadapan Menteri Pertanian, di Kampung Waninggap Miraf, Distrik Tanah Miring, Jumat (3/9/2021).

Sejalan dengan itu, Bupati Romanus meminta 2 hal saja dari kunker Mentan yang mesti diwujudkan. Yaitu terkait pembatasan pupuk subsidi yang pada tahun ini mulai diberlakukan.

“Jadi saya harap pak menteri, satu, bantu kita di Pupuk. Pupuk kita dapat 13 ribu, mudah-mudahan bisa ditambah. Karena luas lahan kita cukup luas ada 100 hektar. Pupuk susah, kalau pak menteri bisa tambah 70 persen, sisanya kita yang tanggulangi dari APBD,” tambahnya.

Selanjutnya, selain pupuk, Romanus juga meminta penambahan mesin penggilingan padi generasi baru (RMU). Hal ini untuk meningkatkan kualitas beras. “Pak menteri pulang kasih kita RMU satu yang memenuhi syarat ekspor, 2 itu saja. Tidak usah lain-lain. Nanti sisanya kita yang urus,” pungkasnya.

Tak lama berselang, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam kesempatan yang sama langsung menyetujui permintaan Bupati Romanus. “Bapak bilang tadi hanya 2 saja yang dipenuhi, saya setuju dua saja. RMU satu, yang kedua, Pupuk. Selesai hutangnya, hitungannya nanti, hitungan teknis,” katanya. [WEND-NAL]

error: Content is protected !!