Riyadi Hutang 200 Juta untuk Ganti Ke Petani

0
Petani, Riyadi

Petani, Riyadi

Merauke, PSP – Upaya penjualan beras ke Surabaya yang difasilitasi oleh BUMD pada tahun lalu yang hingga kini belum juga bisa diuangkan, nampaknya membawa nestapa kepada banyak pihak.

Salah satunya Riyadi, petani sekaligus pengusaha yang sebelumnya mengaku memiliki akad hanya membantu menjualkan beras petani ini harus berhutang uang di bank senilai ratusan juta rupiah untuk menganti beras petani.

“Saya ngambil dari bank untuk nutupi. Separo kan itu nilai totalnya hampir 500 sekian juta. Itu kan sudah dibayarkan dari BUMD 240, sisanya saya pinjamkan di Bank 200 juta, sama tabungan saya,” terangya melalui sambungan telepon, Minggu (8/8/2021).

Kala itu Riyadi sangat yakin bahwa beras yang akan dijual melalui BUMD kepada salah satu pihak di Surabaya bisa berjalan lancar.

“Yakin, karena kan standar pembeliannya tidak terlalu wah juga, standar 7.500. Dan saat itu juga sebelum pengemasan, beras dikontrol disini. Saya punya sendiri itu 92 ton, kemarin ngambil dari temen-teman 6700. Mau bagaimanapun, karena saya didepan, ya saya tangungjawab,” terangnya.

Saat ini, Riyadi mengaku hanya menggantungkan nasibnya kepada pemerintah untuk bisa membantu menyelesaikan persoalan ini. “Pemerintah sebagai wakil rayat paling tidak yang bisa membantu untuk menelusuri bagaimana beras disana. Paling tidak ditekan dulu ke BUMD. Karena wadahnya yang tau disana kan mereka,” pungkasnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *