Ketua DPRD : Mengabdi Di Papua Harus dengan Hati
Ir. Drs. Benjamin Izaac Rudolf Latumahina
Merauke, PSP – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke turut angkat bicara soal viralnya dua oknum anggota TNI AU yang menginjak kepala salah seorang warga tuna wicara, di pedestrian Jalan Mandala Merauke, Selasa (28/7/2021).
Benny menuturkan bahwa siapapun yang bekerja dan mengabdi di Tanah Papau harus dengan hati yang tulus yang diwujudkan dengan memberikan pelayanan dan keberpihakan kepada masyarakat, khususnya orang asli papua (OAP).
“Disatu sisi saya berharap secara hukum bisa diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku. Tetapi disatu sisi kita bisa melihat dan membawa ini sebagai hikmah dan menjadi tanda ingat bagi kita semua, siapa pun yang bekerja di Papua harus dengan hati. Sehingga semua bisa berjalan dengan baik, pendampingan kepada masyarakat juga baik. Kita sama-sama sebagai manusia yang diciptakan oleh Tuhan dengan kelebihan bisa saling memberi dan bisa saling menerima, sehingga ini bisa tidak terjadi lagi,” bebernya kepada awak media di Kantornya, Rabu (28/7/2021).
Atas tragedi ini, Benny meminta agar semua pihak, tokoh adat, tokoh agama, bisa ikut meredam potensi-potensi kerusuhan yang bisa terjadi. “Satu hal yang bisa menjadi catatan penting bagi kita semua bagaimana kita bisa menjaga kondisi di Kabupaten Merauke tetap aman tetap nyaman. Dalam kondisi Covid-19 seperti ini kita berkewajiban menjaga Kabupaten Merauke sebagai istana damai, dan istana cinta kasih,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi atas langkah dari pihak TNI yang segera meminta maaf dan memproses para oknum pelaku.
“Saya juga menyampaikan profisiat kepada petinggi TNI maupun kepala staf TNI AU, Komandan Lanud, atas permohonan maaf terhadap oknum yang telah melakukan pelanggaran terhadap masyarakat kita. Kepada masyarakat semua, permohonan maaf ini bisa kita terima dengan baik, dan mari kita berkoreksi diri,” pungkasnya. [WEND-NAL]
