Varian Delta Sudah Masuk Merauke

0
Kepala dinas Kesehatan kabupaten Merauke, dr. Neville Muskita.

Kepala dinas Kesehatan kabupaten Merauke, dr. Neville Muskita.

dr. Neville : Apapun variannya, kuncinya Protokol Kesehatan

Merauke, PSP – Beberapa waktu lalu Dinas Kesehatan kabupaten Merauke telah mengirimkan sampel pasien Covid-19 ke Puslitbangkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pengiriman sampel dilakukan setelah terjadinya lonjakan pasien Covid-19 di akhir bulan Juni lalu.

Hal itu dilakukan untuk menidentifikasi apakah virus yang melanda di Kota Rusa merupakan varian baru Covid-19. “Dengan kondisi laju penularan cepat seperti itu dan tidak seperti yang dulu , kita jadi curiga jangan sampai ini varian baru. Atas dasar pemikiran itu, sehingga kita mengambil langkah untuk mengirimkan sampel ke Puslitbangkes untuk identifikasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Merauke, dr. Neville Mustika saat ditemui Papua Selatan Pos di ruang kerjanya, Kamis (22/7).

Tidak lama setalah itu, pihaknya mendapatakan hasil terhapad 12 sampel yang dikirim tersebut dan 10 dari 12 sampel tersebut teridentifikasi Covid-19 varian Delta.

“ Kita kirim sampel itu di akhir Juni, kita kirim 12 sampel. Kemudian beberapa hari yang lalu kami mendapatkan pemberitahuan resmi dari Puslitbangkes bahwa dari 12 sampel yang kita kirim, ternyata 10 sampel teridentifikasi varian Delta,” jelasnya.

Dengan masuknya varian Delta di Merauke jumlah pasien Covid-19 yang teridentifikasi melonjak naik. Hal tersebut diperkirakan akibat penyebaran Covid-19 varian Delta tersebut sangat cepat.

“ Ternyata juga mulai bulan Juli ini kasusnya juga semakin meningkat. Yang jelas lebih cepat (menular) karena ini setelah kita buktikan dengan sampel tadi, saya katakan ketika kasusnya meningkat pesat dibandingkan gelombang sebelumnya, jangan-jangan varian baru dan terbukti dari hasil sampel yang kita kirimkan,” terangnya.

Untuk itu, dr. Neville menghimbau kepada masyarakat Merauke untuk menjalankan protokol kesehatan yang ketat dalam aktivitas sehari-hari.

“ Saya pikir intinya itu pada penerapan atau ketaatan masyarakat terhadapa disiplin protokol kesehatan, di hulu kita harus perkuat. Apapun variannya pencegahan penularan Covid itu efektif dengan kataatan menjalankan protokol kesehatan yang baik di masyarakat. Tanpa itu mau dia varian apapun tetap dia menular cepat, karena itu kunci menekan penularan,” pungkasnya.[JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *