27 Juli 2021

Papua Selatan Pos

Berita harian pagi Papua Selatan Pos

Bawa Kabur Anak Dibawah Umur, SY Diamankan Polisi

AKP. Agus Pombos

Merauke, PSP – Satuan Reskrim Polres Merauke berhasil mengamankan SY (29 tahun) yang bekerja di salah satu perusahaan sawit di Merauke. SY ditangkap karena telah membawa lari anak di bawah umur bernama Mawar (nama samaran) yang masih berumur 13 Tahun.

Kasat Reskrim Polres Merauke, AKP Agus F. Pombos mengatakan bahwa penangkapan tersebut berawal dari laporan polisi dari keluarga korban tanggal 6 Juli 2021 bahwa pelaku SY membawa lari korban keluar Merauke.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, anggota Sat Reskrim Polres Merauke yang dipimpin KBO langsung berangkat menuju Timika untuk mengamankan dan membawa pelaku dan korban ke Merauke.

“ Kami perintahkan anggota kami dipimpin oleh KBO, kita berkoordinasi dengan Kasat reskrim Timika lakukan penangkapan disana,” kata Kasat Reskrim kepada awak media, Senin (119/7).

Kasat Reskrim menjelaskan, kasus tersebut berawal saat korban diminta untuk tinggal di rumah pelaku sejak tahun 2019 dengan alasan untuk menemani pacar pelaku di rumah selagi pelaku bekerja.

“ Hubungan korban sama pelaku sebelumnya korban ini keluarga pacarnya, karena kenal dari pacarnya ini diajaklah dia (korban) kerumah, tinggal dirumahnya dia sama pacarnya untuk menemani pacarnya ketika dia bekerja,” jelasnya.

Setelah lama tinggal bersama, pelaku dan korban tersebut menjalin hubungan sebagai pacar dan telah melakukan hubungan badan berkali-kali sebelum akhirnya ditangkap pihak kepolisian.

“ Untuk kasus ini dia modusnya dari awal memang ada suka sama suka, tapi suka sama suka dengan anak tidak dibernarkan oleh aturan. Baru kenal di 2019, baru memulai hubungan badan November 2020 dan lebih melegalkan lagi hubungan badan terhadap anak tersebut ketika dia bawa lari ke Timika bulan lalu. Kalau disini ada pacarnya jadi dia tidak berani macam-macam, cuman satu kali tapi disana (Timika) berkali-kali,” terang Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim juga menuturkan, pelaku membawa kabur korban ke Timika sudah dari 1 bulan lalu. Dimana Timika merupakan tempat kediaman keluarga pelaku.

Akibat perbuatannya, SY dijerat dengan Pasal 81 ayat 2 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU RI nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindunagn Anak menjadi Undang-Undang dan Pasal 332 KUHP terkait tentang membawa lari anak yang belum dewasa dengan ancaman hukuman 20 Tahun penjara.[JON-NAL]