Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Merauke, Thiasony Betaubun

Thiasony Betaubun, S. Sos, M. Pd, MM

Merauke, PSP – Jumlah pasien Covid-19 di kabupaten Merauke yang meningkat secara drastis dikhawatirkan membuat rencana proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk Tahun ajaran baru kembali dibatalakan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Merauke, Thiasonny Betaubun, M. Si mengatakan bahwa proses pembelajaran tatap muka akan tetap dilaksanakan untuk Tahun Ajaran Baru mendatang.

“ Untuk tatap muka kalau di kota ini zona merah ya tetap paling tidak tatap muka terbatas walaupun satu bulan dua kali,” kata Sonny saat ditemui media ini di ruangannya, Senin (21/6).

Sonny menjelaskan, nantinya akan dilakukan penyesuaian terkait daerah mana saja yang termasuk zona merah dan zona hijau penyebaran Covid-19 di kabupaten Merauke untuk nantinya akan disesuaikan dengan sistem pembelajaran tatap muka tersebut.

“ Jadi nanti kita akan pilah, pemetaan dari dinas kesehatan bahwa berapakah wilayah yang disebut zona hijau berapa distrik dari 20 distrik, 179 kampung dan 11 kelurahan ini kalau dia zona hijau tetap menggunakan dengan tatap muka full. Tetapi dalam kota ini nanti otonomi sekolah mengaharapkan paling tidak mereka tatap muka terbatas sistem ganjil-genap walaupun satu bulan dua kali tiga kali tapi upayakan supaya ada,” jelasnya.

Ia pun menegaskan untuk tetap berkomitmen untuk sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka. “ Kalau dari Dinas tetap walaupun bagaimana upayakan komitmen untuk tatap muka terbatas harus jalan dan ini juga dari pak Menteri memang mengaharapkan diupayakan harus jalan,” pungkasnya.[JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *