Sukseskan Kostratani, Pengurus BPP Semangga Dibentuk
Pengurus Kostratani di BPP Semangga bersama Karantina Pertanian. Foto: PSP/ERS
Merauke – Kepengurusan Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Paya Anim Sai Nanggo Distrik Semangga Model Kostratani resmi terbentuk, Kamis (27/08). Pembentukan dilakukan setelah menerima sosialisasi mengenai salah satu program strategis Kementerian Pertanian di Aula Pertemuan BPP Semangga.
Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Merauke Sudirman,SP mengatakan, kehadiran Karantina Pertanian dalam Kostratani adalah untuk menjamin setiap benih-benih yang digunakan petani. Bahwa benih yang digunakan merupakan benih yang berkualitas.
“Kehadiran Karantina Pertanian dalam kostratani untuk menjamin benih yang digunakan petani haruslah berkualitas,” ujar Sudirman dalam keterangan rillisnya, Jumat (28/8).
Menurut dia, pembentukan kawasan Pertanian terpadu untuk menunjang kostratani juga diperlukan. Terlebih khusus untuk mencapai pasar ekspor.
Pada kesempatan itu, Sudirman juga menyampaikan dalam setiap pengiriman benih maupun bibit terlebih dahulu wajib diperiksa di Karantina Pertanian.

“Setiap pengiriman benih maupun bibit harus diperiksa karantina dahulu. Dan buatlah kawasan-kawasan pertanian, agar mampu mencapai pasar ekspor,” kata Sudirman.
Kepala Distrik Semangga Tri Hermawan menyambut baik Program Kostratani, mengingat sebagian besar daerahnya merupakan lahan pertanian.
“Petani itu butuh dukungan, makanya perlu sinergitas dengan pihak lain. Harapan kedepan dampaknya bisa berkelanjutan, agar pencanangan Merauke sebagai lumbung pangan dapat terwujud,” ujarnya. Sosialisasi Kostratani dihadiri oleh para PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) BPP Semangga, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultira dan Perkebunan Merauke, Babinsa Korem, dan Kepala Kampung se-Distrik Semangga. [ERS-NAL]
